8. Industri, Listrik, Gas dan Air Minum

Listrik selain untuk menunjang kegiatan ekonomi seperti industri, juga untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk dengan cara membuat kemudahan penduduk beraktifitas.   

 

Dari data kelistrikan yang disajikan, tercatat jumlah pelanggan pengguna listrik mencapai 120.934 pelanggan pada tahun 2008, dengan rincian sekitar 91,5 persen adalah pelanggan rumah tangga (R) dan 5,8 persen pelanggan bisnis (B), pelanggan golongan tarif sosial (S) sekitar 1,9 persen. Pelanggan industri hanya 0,15 persen. Daya terpasang pada tahun 2009 ini sebesar 190.966 KVA.  

 

Penyedian sumber air minum sangat penting untuk sebuah kota seperti Kota Cirebon yang merupakan sebagian wilayahnya berbatasan dengan pantai, yang cenderung sebagian besar sumber airnya tidak layak untuk air minum. Oleh karena itu, ketersedian air oleh PDAM menjadi sangat penting.

 

Pada Grafik 8.2. terlihat produksi air oleh PDAM Kota Cirebon, dalam kurun 2006- 2009 jumlah produksi air minum cenderung berfluktuasi, pada tahun 2006 produksi air mencapai 23.425.965 m3, kemudian menjadi 26.245.072 m3 (2007) dan turun di tahun 2008 menjadi  25.432.691 m3, dan naik kembali menjadi 25.455.687 m3 di tahun 2008.  

 

Untuk air yang disalurkan pada tahun 2009 mencapai 18.682.035 m3. Dengan rincian, air minum yang disalurkan pada rumahtangga sebesar 13.554.294 m3 ; hotel, obyek wisata dan industri sebesar 2.552.822 m3 ; Badan Sosial/Rumah Sakit sebesar 733.357 m3 .

 

Nilai penjualan air minum pada tahun 2009 mencapai 27.994 juta rupiah, turun sebesar 2,07 persen dibandingkan dengan tahun 2008. Nilai penjualan terbesar dihasilkan dari penjualan kepada golongan pelanggan rumahtangga dengan nilai sebesar 17.793 juta rupiah atau 63,56 persen dari total penjualan.

 

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut dapat di unduh (Industri, Listrik, Gas, dan Air Minum) disini.

468 Total Views 1 Views Today