Pj Wali Kota Cirebon: Inovasi Pemerintah Daerah dan Kontribusi Positif Wajib Pajak Akan Tingkatkan PAD

By | December 10, 2018

CIREBON- Kepatuhan wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya dengan baik akan memberikan kontribusi positif untuk pemerintah daerah. Pemerintah Daerah Kota Cirebon juga akan terus berinovasi untuk bisa meningkatkan realisasi penerimaan dari pelayanan pajak.

Hal tersebut diungkapkan Pj Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, usai pembukaan Beroperasinya Alat Perekam Data Transaksi Wajib Pajak yang Pembayarannya Sistem Self Assessment di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Cirebon, Senin, 10 Desember 2018. “Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Dedi. Karena itu berbagai terobosan akan dilakukan termasuk dengan mempermudah wajib pajak untuk melakukan pembayaran dengan memanfaatkan teknologi informasi yang saat ini telah berkembang dengan pesat.

Ditambahkan Dedi, sesuai dengan UU No 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemerintah Daerah saat ini mendapat kewenangan untuk mengelola pajak daerah. di Kota Cirebon, pajak daerah dikelola berdasarkan Peraturan Daerah No 2 tahun 2014 tentang perubahan atas peraturan daerah Kota Cirebon No 3 tahun 2012 yang meliputi pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak parkir, pajak reklame, pajak air bawah tanah, pajak penerangan jalan, pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2), serta pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). “Dari beberapa jenis pajak daerah tersebut, secara bertahap pemerintah daerah Kota Cirebon dalam pengelolaannya telah dilakukan sistem aplikasi, baik dari sistem pelaporan maupun pembayarannya,” ungkap Dedi.

Karena itu, Dedi menyambut baik momentum kedua beroperasinya pemasangan alat perekam data transaksi wajib pajak, khususnya untuk wajib pajak yang pembayarannya dengan self assesment untuk tahun anggaran 2018. Dengan terobosan yang dilakukan oleh Badan Keuangan Daerah Kota Cirebon, Dedi berharap akan meningkatkan realisasi penerimaan pajak daerah. “Namun tidak hanya dari sisi pemerintahan saja,” tegas Dedi. Karena kepatuhan wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya dengan baik juga akan memberikan kontribusi positif bagi Pemerintah Daerah Kota Cirebon, khususnya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu Kepala Badan Keuangan (BKD) Kota Cirebon, H. Sukirman, SE., mengungkapkan tujuan pemasangan alat perekaman data transaksi wajib pajak tujuannya untuk optimalisasi pendapatan daerah. “Total tahun ini dipasang 52 unit ,” ungkap Sukirman. Ada pun sumber dananya berasal dari APBD Kota Cirebon sebanyak 17 unit (12 unit tapping box dan 3 unit komputer kasir serta 2 unit web service. Ada juga bantuan hibah dari BJB sebanyak 25 unit tapping box, serta pilot project PT Cartenz sebanyak 10 unit komputer kasir. Ada pun pemasangannya dilakukan di sejumlah wajib pajak yang berusaha di mall Transmart dan mall Cirebon Superblok di Jalan DR. Ciptomangunkusumo.

171 Total Views 2 Views Today

Comments are closed.




Kejaksan - Serah terima jabatan dan pisah sambut kepala Rumah Tahanan kelas 1 Cirebon dari kunrat kamiri Amd IP, S.sos M AP Kepada Jalu Yuswa Panjang AmdIP SH Msi dihadiri oleh Sekretaris daerah Kota Cirebon Asep Dedi.( 17/01) Selain dihadiri oleh sekda kota cirebon acara tersebut dihadiri juga oleh Kaspolres Kota Cirebon Vivid adi , Kepala kejaksaan Negeri Cirebon Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Cirebon dan pimpinan daerah yang lain selain itu juga hadir Kakanwil Jawa barat Susi susilawati. Dalam kesempatan tersebut kakanwil kantor Hukum dan HAM Jawa barat Susi Susilawati  mengatakan bahwa di jawa barat ada 104 jabatan yang dipromosikan sebagai bentuk penyegaran di instasinya dan berharap agar pejabat yang baru tidak merusak sistem yang sudah berjalan akan tetapi dapat menjaga dan memelihara instansinya karena saat ini sedang menjadi sorotan publik, Ungkapnya ( PGH) 17/01 Save Save Save Save Save Save