Pemda Kota Cirebon Rancang Destinasi Wisata Terintegrasi

By | November 30, 2018


CIREBON KOTA —Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon Jawa Barat sedang merancang dan mengembangkan destinasi wisata yang terintegrasi agar lebih menarik wisatawan dan mampu menahan wisatawan agar tinggal lebih lama di Kota Cirebon.

Penjabat Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik M. Si menyatakan potensi wisata di Kota Cirebon sangat dahsyat mulai dari destinasi wisata berbasis perairan, pegunungan, dan keunikan lain yang tidak dimiliki daerah lain di Jawa Barat.

Dia menuturkan potensi wisata di Kota Cirebon terdiri dari fashion, food, keunikan budaya (unique), dan alam (nature) mulai dari wisata batik, wisata kuliner, wisata keraton, wisata menyelam (SCUBA) dan panorama pegunungan di Argasunya.

“Berdasarkan data, tingkat kunjungan wisata di Kota Cirebon hampir 1 juta orang, dan 11.000 diantaranya merupakan wisatawan asing,” kata Dedi usai melakukan penyelaman dan menerima penyematan brevet kehormatan penyelam dari Lanal Cirebon, Kamis (29/11/2018).

Dedi mengatakan wisata menyelam SCUBA bisa dikembangkan di wilayah perairan Kota Cirebon dengan panjang pantai 7 km, selain itu adanya bangkai kapal KRI Gadjah Mada bisa menjadi daya tarik wisata menyelam.

“Wisata menyelam (SCUBA) kami harapkan jadi daya tarik baru sektor pariwisata Kota Cirebon,” katanya.

Terkait destinasi wisata berbasis pegunungan, Dedi mengungkapkan wilayah Argasunya dengan ketinggian 450 meter dari permukaan laut, saat ini sedang ditata agar bisa merubah kawasan galian C menjadi destinasi wisata pegunungan dengan dukungan akrobatik paraseling.

“Masyarakat Argasunya akan terus diedukasi agar beralih dari ketergantungan terhadap galian C ke sektor pariwisata,” ujarnya.

Dedi menambahkan jika destinasi wisata di Kota Cirebon bisa terintegrasi mulai dari wisata perairan, pegunungan, fashion dan kuliner, maka diharapkan akan memperlama waktu tinggal wisatawan yang tadinya hanya 1 hari menjadi 3-7 hari.

“Kami juga mengusulkan agar daya tarik tari topeng juga dimunculkan dan ditampilkan sesuai dengan filosofinya,” tambahnya.

Dedi mejelaskan daya tarik wisata di Kota Cirebon perlu dikemas dengan baik atau bahkan didokumentasikan dalam bentuk video yang menarik dan mengulas setiap keunikan yang ada di masing-masing tempat wisata.

“Faktor media massa juga turut menentukan daya tarik wisata di Kota Cirebon agar semakin dikenal masyarakat luas,” jelasnya.

610 Total Views 3 Views Today

Comments are closed.