Peduli Pendidikan, Wali Kota Raih Anugerah Dwija Praja Nugraha

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH menerima Anugerah Dwija Praja Nugraha dari Menteri Pendidikan Nasional, Nadiem Makarim. Dwija Praja Nugraha sebuah apresiasi tertinggi dari guru- guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kepada kepala daerah yang memiliki komitmen teguh memajukan kualitas pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru.Pemberian penghargaan dilakukan Menteri pendidikan mewakili Presiden Joko Widodo pada puncak HUT PGRI ke – 74 dan hari Guru Nasional Tahun 2019 di Lapangan Stadion Wibawa Mukti Bekasi, Sabtu (30/11).

Pemberian penghargaan tersebut setelah Azis memberikan perhatian kepada dunia pendidikan Kota Cirebon.

“Alhamdulillah saya diberikan kepercayaan untuk menerima penghargaan ini. Penghargaan ini akan memberikan motivasi buat saya selaku kepala daerah untuk ikut memajukan dunia pendidikan Kota Cirebon,” ungkap Azis usai menerima penghargaan.

Azis menambahkan pihaknya menyadari guru sudah menjadi penentu utama kemajuan bangsa. Guru sudah menciptakan Bangsa Indonesia memiliki masa depan cemerlang. Hal ini pula yang membuat Pemerintah Pusat selalu berupaya memberikan perhatian lebih kepada dunia pendidikan.

Wali Kota Cirebon menerima penghargaan diantara 22 Kota/Kabupaten se Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan PGRI atas komitmen kepala daerah yang selalu berkomitmen kepada dunia pendidikan. Perannya sangat dirasakan sehingga membawa kemajuan dunia pendidikan di daerahnya.

Menteri Pendidikan Nasional, Nadiem Makarim mengatakan sebagai sebuah Korps Profesi, KORPRI juga harus mampu mewujudkan Jiwa Korps Aparatur Sipil Negara yang menjadi perekat dan pemersatu bangsa.

Jiwa Korps ini harus terus dijaga meskipun dalam suasana politik apapun, karena KORPRI bukan organisasi politik tetapi merupakan organisasi kedinasan yang berfokus pada penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan setiap target dan tujuan yang sudah ditetapkan dapat terwujud dengan baik.

“Anggota KORPRI saya minta terus fokus, tetap fokus dan selalu fokus kepada pencapaian tujuan bernegara, karena pengabdian setiap anggota KORPRI adalah tegak lurus terhadap bangsa dan bernegara,” kata Nadiem.
Semakin ke depan, Nadiem mengatakan harapan masyarakat terhadap kualitas layanan publik akan semakin tinggi.

Untuk memenuhi harapan masyarakat ini, setiap Anggota KORPRI harus memiliki karakter dasar sebagai birokrasi yang melayani serta Berkarya bagi Bangsa dan Negara. Gen sebagai pelayan masyarakat harus ditanamkan kuat-kuat dalam hati sanubari dan diwujudkan menjadi pelaku yang melayani secara profesional.

Dengan teknologi yang semakin canggih, cara bekerja kita juga harus berubah. “Kecepatan merupakan faktor kunci kesuksesan dalam berkarya. Yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Kita tidak boleh lagi menyelesaikan masalah saat ini dengan cara-cara masa lalu. Masalah saat ini harus kita selesaikan dengan cara-cara kekinian yang lebih cepat, lebih efisien dan lebih memberikan dampak luas dan berjangka panjang,” tandasnya.

1548 Total Views 12 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.