Menyambut HUT ke-73 RI dan Jelang Asian Games, Pemerintah dan Warga Masyarakat “Bersih Bersih Kota”

CIREBON- Puluhan siswa SMK Negeri 2 Kota Cirebon terlihat ramai di depan sekolah. Ada yang menggunakan baju olahraga, ada yang berseragam pramuka, ada pula yang menggunakan seragam putih abu-abu. Tapi di tangan mereka semua sama, memegang satu alat kebersihan. Ada yang memegang sapu lidi, ada pula yang memegang pengki dan alat kebersihan lainnya. Dengan bersemangat, anak-anak yang didampingi guru menyapu dan membersihkan jalan dan trotoar yang ada persis di depan sekolah mereka.

Tidak hanya siswa, puluhan warga tepatnya di samping salah satu hotel di kawasan Jalan Kartini, Kota Cirebon juga terlihat melakukan bersih-bersih. Mereka terlihat membersihkan sampah dari sungai yang ada di samping hotel tersebut.

Tak mau kalah dengan yang muda, belasan veteran kemerdekaan Republik Indonesia juga ikut melakukan aksi bersih-bersih kota. Memegang pengki dan sapu lidi sekaligus di kedua tangannya, seorang veteran terlihat menyapu di trotoar di depan gedung DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. “kegiatan ini baik sekali ya,” ungkap seorang veteran, Emi Rahmawan. Menurut Emi, kegiatan ini bisa menanamkan rasa memiliki terhadap kota yang dicintai. Sekaligus hadiah bagi kemerdekaan RI yang telah dicapai dengan penuh perjuangan.

Selain para veteran, sejumlah warga hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) juga terlihat membersihkan ruas Jalan Siliwangi, salah satu ruas jalan protokol di Kota Cirebon. Dipimpin langsung oleh Pj Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, mereka bersemangat membersihkan rumput, menyapu trotoar dan jalan hingga menyiram trotoar menggunakan air agar tidak hanya terlihat bersih tapi juga mengkilap.

Mengambil tema “Bebersih Jeh.. Aja Klalen Yo”, kegiatan bersih-bersih kota yang juga bagian dari program smart city “kudu eling” (kolaborasi penduduk dalam pengelolaan lingkungan), dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si. “Kudu eling. Kita harus melakukan gerakan kebersihan kota,” ungkap Dedi. Trotoar dibersihkan dan disikat, sehingga jalur pedestrian (pejalan kaki) terlihat bersih dan mengkilat. Tujuan kegiatan ini menurut Dedi tidak lain agar warga merasa memiliki kota dimana mereka tinggal, hidup dan mencari nafkah. “Kedepannya diharapkan kegiatan ini bisa terus dilakukan. Diantaranya bisa melalui Jumat bersih (Jumsih),” ungkap Dedi.

Kegiatan bersih-bersih kota ini, lanjut Dedi juga sebagai hadiah dari warga pada Kota Cirebon menjelang Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan RI tahun ini. Terlebih sebentar lagi akan dilaksanakan Asian Games, 18 Agustus hingga 2 September. Sekalipun venue cabang olahraga (cabor) canoe slalom dilakukan di Bendung Rentang, Kabupaten Majalengka, namun para atlet dan official menginap di dua hotel di Cirebon. Kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan wisata dan budaya Cirebon sehingga di lain waktu mereka bisa tertarik untuk kembali dan melakukan wisata di Kota Cirebon.

Kegiatan Bersih-Bersih Kota “Bebersih Jeh.. Aja Klalen” dilakukan serentak di setiap sudut di Kota Cirebon. Seluruh warga Kota Cirebon juga turut ikut melakukan bersih-bersih tersebut. Seperti terlihat saat Pj Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si melakukan peninjauan di ruas Jalan Ciptomangunkusumo, Jalan Sudarsono, Jalan Sukalila dan Parujakan. Banyak warga terlihat bersemangat melakukan kegiatan bersih-bersih kota hari ini.

838 Total Views 3 Views Today