Kota Cirebon Siap Menghadapi Kawasan Ekonomi Terbesar di Indonesia

By | July 11, 2019

CIREBON-Pemerintah Daerah Kota Cirebon siap menyambut pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Cirebon-Patimban-Kertajati atau yang lebih dikenal dengan Rebana (Rebana). Rebana diproyeksikan akan menjadi kawasan ekonomi terbesar di Indonesia yang akan mencetak sekitar 5 juta orang tenaga kerja.

Demikian diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH usai mengikuti Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemda (Kopdar) Gubernur dengan Bupati dan Wali Kota se Jabar di Prima Resort Sangkanurip Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7). Azis mengatakan Rebana diperkirakan akan mendongrak ekonomi masyarakat Jabar terutama Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Subang.

“Kota Cirebon tentu harus siap menerima perubahan ekonomi ini. Dampak paling besar juga terjadi termasuk ke wilayah Kota Cirebon yang sudah menetapkan kawasan perdagangan dan pariwisata,” ungkap Azis.

Azis menambahkan kegiatan Kopdar yang mempertemukan Gubernur dengan Bupati dan Wali Kota se Jabar sangatlah bagus dan positif. Gubernur Jabar memberikan kesempatan kepada Bupati dan Walikota untuk menyampaikan program pembangunan daerahnya. Kemudian nantinya akan diselaraskan pembangunan daerah dengan provinsi Jabar.

“Kami tentu akan mendukung dan mewujudkan program Jabar Juara. Pertemuan Kopdar ini akan dilakukan secara terus menerus untuk menyelaraskan program pembangunan kami (Pemerintah Daerah dan Provinsi Jabar red.),” ujar Azis.

Sementara Gubernur Jabar, M. Ridwan Kamil mengatakan segitiga Emas Cirebon-Patimban-Kertajati (rebana) akan menjadi KEK terbesar. Kawasan Rebana akan mencetak sekitar 5 juta tenaga kerja dalam upaya menyejahterakan masyarakat Jabar.

RK menambahkan dengan adanya kawasan Rebana diperkirakan ekonomi Jabar akan melompat karena akan menyediakan lapangan kerja cukup besar. Kawasan Cirebon akan menjadi lokasi pusat ekonomi bagi masyarakat Jabar.

“Masa depan Jabar nantinya ada di daerah Pantura (Cirebon red.) dengan Patimban dan Kertajati,” kata RK.

RK sapaan akrab Gubernur mengatakan Kota Cirebon akan memperoleh anggaran Rp 200 Miliar untuk pembangunan. Bantuan diberikan ke seluruh daerah sesuai kebutuhan dan besaran wilayah yang harus dibangun.

“Bantuan ini akan menjadi akselerasi pembangunan bagi seluruh Jabar termasuk Kota Cirebon yang diperkirkan akan mendapatkan sekitar Rp. 200 miliar. Bantuan ini merupakan terbesar dari Pemerintah Provinsi Jabar,” ungkap RK.

Kegiatan Kopdar, lanjut RK merupakan terobosan yang baik untuk mewujudkan peningkatan pembangunan masyarakat Jabar. Tradisi baru era Gubernur RK dan Uu ini akan menyerap dan menyalurkan bantuan untuk program Pemerintah Daerah.

“Tentunya akan diberikan prioritas bagi daerah yang memiliki progam yang baik, jumlah penduduk yang tinggi, prestasi dan berhasil melaksanakan program Jabar Juara,” tandasnya.

1719 Total Views 3 Views Today

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.