Kelurahan Pegambiran Terpilih Mewakili Kota Cirebon pada P2WKSS Tahun Ini

By | March 21, 2019

CIREBON- Kelurahan Pegambiran tahun ini terpilih mewakili Kota Cirebon dalam lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Program-progam yang dilakukan P2WKSS diyakini bisa mendukung upaya pemberdayaan perempuan untuk turut serta dalam program pembangunan.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs.H. Asep Dedi, M.Si saat menerima tim verifikasi awal P2WKSS tingkat Provinsi Jabar di Kota Cirebon, Kamis, 21 Maret 2019. “Atas nama Pemerintah Daerah Kota Cirebon, saya ucapkan selamat datang kepada tim verifikasi P2WKSS Jawa Barat di Kota Cirebon,” ungkap Asep.

Dijelaskan Asep, tahun ini, Kelurahan Pegambiran dipilih untuk mewakili Kota Cirebon dalam lomba P2WKSS tingkat Jawa Barat. Ada pun sasarannya sebanyak 100 kepala keluarga (KK) binaan yang tersebar di 6 RT dan RW 17 Kriyan Barat, Kota Cirebon.

Dijelaskan Asep, dengan adanya lomba P2WKSS tingkat Provinsi Jabar diharapkan bisa memacu semangat seluruh aparatur pemerintahan di Kota Cirebon untuk bekerja lebih keras lagi.

“Karena program P2WKSS ini program yang harus dikerjakan ‘berkeroyok’,” ungkap Asep.

Semua stakeholder terkait, mulai dari pemerintah daerah, BUMD, perbankan dan lainnya harus turun bersama-sama untuk menyukseskan program tersebut.

Asep meyakini, program terpadu P2WKSS bisa mendorong segenap unsur terkait, khususnya kaum perempuan dan masyarakat untuk mewujudkan keluarga sehat, sejahtera dan berkualitas. Karena itu Asep berharap, selama 6 bulan ke depan ada perubahan yang signifikan di kelurahan yang sudah ditunjuk tersebut.

“Sehingga saat evaluasi akhir, kemajuan sudah bisa didapatkan,” ungkap Asep.

Sementara itu ketua Tim Verifikasi Jawa Barat, Euis Siti Rochayati, SP., menjelaskan tahap awal dalam penilaian ini yaitu diusulkannya desa atau kelurahan dari kota atau kabupaten di Jawa barat untuk mengikuti lomba P2WKSS ini.

“Selanjutnya kami akan melakukan pencocokan data dengan kemiskinan yang ada di Dinas Sosial setempat,” ungkapnya.

Langkah selanjutnya yaitu melakukan verifikasi terhadap dukungan sumber daya manusia untuk selanjutnya dilakukan pembinaan selama 6 hingga 8 bulan ke depan.

Dijelaskan Euis, tujuan kegiatan P2WKSS ini untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan. “Juga untuk menyinergikan kegiatan penuntasan kemiskinan secara terpadu, terarah dan terintegrasi,” ungkapnya.

Caranya yaitu dengan memotret lokasi desa atau kelurahan yang akan dibina untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Juga meningkatkan kualitas hidup menyangkut kualitas kesehatan, pendidikan, sosial,dan ekonomi,” ungkap Euis.

Termasuk pembangunan secara fisik seperti pembangunan rutilahu, MCK, penerangan jalan yang tujuannya agar perempuan merasa aman dan nyaman serta bisa hidup sehat terhindar dari kekerasan dan pelecehan di jalan.

368 Total Views 6 Views Today

Comments are closed.