Gubernur Jabar Akan Ramaikan BIJB Kertajati Tahun Ini

By | January 9, 2019

CIREBON- Ramaikan BIJB Kertajati, 3 konsep ini akan dilakukan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Kota Cirebon juga telah siap menerima kunjungan wisatawan.

Dalam acara “Hiber Sareng Ti Kertajati” dalam rangka meningkatkan minat pengguna jasa transportasi udara di BIJB Kertajati,Rabu, 9 Januari 2019, Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, mengungkapkan tahun ini mereka akan gencar mempromosikan BIJB Kertajati. “Tahun ini kita akselerasi BIJB. Kami akan promosi,” ungkap Emil. Caranya yaitu melalui 3 konsep yang sudah dibicarakan bersama dengan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi.

Konsep pertama yaitu dengan memindahkan umroh dari Jakarta ke BIJB Kertajati. Menurut Emil ada sekitar 600 ribuan warga di Jawa Barat yang setiap tahunnya melakukan umroh. Jika pemindahan ini berhasil, maka Emil meyakini akan membuat BIJB Kertajati sibuk berlipat-lipat. Konsep lainnya yaitu dengan mengembangkan konsep pariwisata di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). “Disini lengkap, ada air terjun, gunung, kuliner, wisata sejarah yang banyak orang tidak tahu,” kata Emil. Apalagi pekan depan akan ada penerbangan dari jakarta menuju Kartajati dan sebaliknya. “orang-orang Jakarta yang lagi bete di Jakarta tinggal ke Halim, datang kesini. Bisa nemu gunung, danau dan lainnya,” ungkap Emil.

Konsep ketiga yaitu dengan meindahkan cargo ke BIJB Kertajati. Jika ketiga kombinasi tersebut saling berkolaborasi, Emil yakin akan membuat BIJB Kertajati ramai dengan berbagai kegiatan ekonomi. “Apalagi dalam waktu dekat Pelabuhan Patimban juga akan beroperasi,” ungkap Emil. Patimban-Kertajati-Cirebon merupakan segi tiga emas di Jawa Barat yang akan dijadikan tata ruang yang berkelas dunia.

Agar lebih maksimal, Emil juga akan mencari endorser celebrity yang akan dijadikan duta pariwisata Kertajati Ciayumajakuning. Ada pun hashtag yang akan digunakan untuk meramaikan BIJB Kertajati yaitu #bandarakertajati #meriahkankertajati #milenialkemenhub #ngapungbarengkertajati #indonesiamaju #kerjabarengkemenhub.

Sementara itu Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyambut baik konsep yang akan dilakukan Gubernur Jawa Barat untuk meramaikan BIJB Kertajati. Karenanya dalam waktu dekat Budi mengaku akan segera mengumpulkan stakeholder terkait untuk membicarakan pemindahan umroh serta cargo ke BIJB Kertajati. “Pasti mereka senang,” ungkap Budi. Apalagi BIJB Kertajati memiliki fasilitas terlengkap setelah Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, dengan pemindahan ini maka bandara Soekarno-Hatta bisa digunakan untuk kegiatan lainnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, menjelaskan jika Kota Cirebon sudah siap dengan pariwisatanya. “Visi dan misi kita sama dengan Jabar, yaitu mengembangkan pariwisata di Kota Cirebon,” kata Eti. Karenanya mereka saat ini tengah gencar melakukan berbagai kegiatan untuk mewujudkan Cirebon bersih, hijau dan tertib. “Semua kami lakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Cirebon,” ungkap Eti. Selain itu dalam waktu dekat, yaitu 16 dan 17 Februari serta 23 Februari akan digelar Cirebon Festival (Cifest). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk menarik minat wisatawan datang ke Kota Cirebon.

272 Total Views 2 Views Today

Comments are closed.




Kejaksan - Serah terima jabatan dan pisah sambut kepala Rumah Tahanan kelas 1 Cirebon dari kunrat kamiri Amd IP, S.sos M AP Kepada Jalu Yuswa Panjang AmdIP SH Msi dihadiri oleh Sekretaris daerah Kota Cirebon Asep Dedi.( 17/01) Selain dihadiri oleh sekda kota cirebon acara tersebut dihadiri juga oleh Kaspolres Kota Cirebon Vivid adi , Kepala kejaksaan Negeri Cirebon Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Cirebon dan pimpinan daerah yang lain selain itu juga hadir Kakanwil Jawa barat Susi susilawati. Dalam kesempatan tersebut kakanwil kantor Hukum dan HAM Jawa barat Susi Susilawati  mengatakan bahwa di jawa barat ada 104 jabatan yang dipromosikan sebagai bentuk penyegaran di instasinya dan berharap agar pejabat yang baru tidak merusak sistem yang sudah berjalan akan tetapi dapat menjaga dan memelihara instansinya karena saat ini sedang menjadi sorotan publik, Ungkapnya ( PGH) 17/01 Save Save Save Save Save Save