Eti Herawati: Tahun Politik, Jangan Tebar Kebencian

By | January 3, 2019

CIREBON- Di tahun politik ini, Wakil Wali Kota Cirebon meminta seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah. Kementerian agama yang berada di daerah juga diminta untuk bersama-sama pemerintah daerah untuk senantiasa menebarkan kerukunan dan kebersamaan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, di sela-sela Peringatan Hari Amal Bhakti ke 73 Kementrian Agama Republik Indonesia di alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Kamis, 03 Januari 2019. “Di tahun politik ini, saya mengajak kepada seluruh masyarakat termasuk jajaran Kementrian Agama yang ada di Kota Cirebon untuk bersama-sama menebarkan energi kebersamaan dan merawat kerukunan,” ungkap Eti. Ini juga sesuai dengan tema peringatan hari ulang tahun Kementerian Agama tahun ini yaitu “Jaga Kebersamaan Umat”.

Karenanya Segala ujaran, perilaku dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara sebangsa dan se tanah air, Eti meminta untuk bisa dihindari. “Mari jauhi saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati serta saling melukai hati sesama anak negeri,” pinta Eti. Kementerian Agama diminta bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk bisa saling merawat kerukunan dan kebersamaan tersebut, terutama menjalin kerukunan hidup diantara umat beragama yang ada di Indonesia.

Negara kita, lanjut Eti, secara formal memang tidak berdasarkan agama tertentu. Akan tetapi keterlibatan negara dan pemerintah menyangkut kehidupan keagamaan merupakan hal yang nyata dan niscaya, sesuai dengan konstitusi negara. “Bahkan keberhasilan kita untuk membangun kehidupan beragama sangat menentukan masa depan bangsa kita,” tegas Eti.

Sementara itu Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Cirebon, Drs. H. Moh. Mulyadi, M.Pd, mengungkapkan menyambut baik sinergitas yang selama ini telah terjalin antara Kementrian agama dengan Pemerintah Daerah Kota Cirebon. “Mudah-mudahan ke depannya kami bisa lebih sinergis lagi, sehingga kerukunan umat beragama bisa terjalin dengan baik di Kota Cirebon,” ungkap Mulyadi.

Pada kesempatan yang sama, tepatnya di Masjid Raya At Taqwa Kota Cirebon juga diluncurkan program Kotak Literasi Cerdas (Kolecer). Sebagai bunda literasi di Kota Cirebon, Eti mengungkapkan dalam waktu dekat mereka juga akan segera melantik 22 duta literasi di setiap kelurahan yang ada di Kota Cirebon. “Nanti kita juga akan masuk ke mall, masjid, perbankan dan tempat-tempat lainnya,” katanya. Kota Cirebon menurut Eti juga telah siap menjalankan program Kolecer yang digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Untuk buku-buku serta sarana lainnya menurut Eti juga telah siap, karena juga ada waqaf dari beberapa pihak yang sangat konsen untuk meningkatkan gerakan literasi di masyarakat Kota Cirebon.

173 Total Views 1 Views Today

Comments are closed.




Kejaksan - Serah terima jabatan dan pisah sambut kepala Rumah Tahanan kelas 1 Cirebon dari kunrat kamiri Amd IP, S.sos M AP Kepada Jalu Yuswa Panjang AmdIP SH Msi dihadiri oleh Sekretaris daerah Kota Cirebon Asep Dedi.( 17/01) Selain dihadiri oleh sekda kota cirebon acara tersebut dihadiri juga oleh Kaspolres Kota Cirebon Vivid adi , Kepala kejaksaan Negeri Cirebon Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Cirebon dan pimpinan daerah yang lain selain itu juga hadir Kakanwil Jawa barat Susi susilawati. Dalam kesempatan tersebut kakanwil kantor Hukum dan HAM Jawa barat Susi Susilawati  mengatakan bahwa di jawa barat ada 104 jabatan yang dipromosikan sebagai bentuk penyegaran di instasinya dan berharap agar pejabat yang baru tidak merusak sistem yang sudah berjalan akan tetapi dapat menjaga dan memelihara instansinya karena saat ini sedang menjadi sorotan publik, Ungkapnya ( PGH) 17/01 Save Save Save Save Save Save