Cirebon Festival, Persembahan Pemerintah Daerah Untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Kota Cirebon

By | January 8, 2019

CIREBON- Cirebon Festival (Cifest) segera digelar di Kota Cirebon. Agenda seni dan budaya tersebut diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Cirebon.

“”Event ini harus berlanjut. Bahkan tidak hanya skala nasional, tapi juga internasional,” ungkap Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai memimpin rapat persiapan event Cirebon Festival (Cifest) di mini command center DKIS Kota Cirebon, Selasa, 08 Januari 2019. Dengan persiapan yang sudah dilakukan sejak 4 bulan yang lalu, Eti yakin Cifest akan berjalan dengan baik di Kota Cirebon. Bahkan seluruh jajaran dinas terkait juga sudah berkomitmen untuk turut menyukseskan event Cifest tersebut.

Pelaksanaan Cifest di awal tahun diharapkan bisa sebagai pendorong berbagai kegiatan seni dan budaya lainnya di sepanjang tahun ini di Kota Cirebon. “Begitu banyak aset dan potensi wisata yang kita miliki,” ungkap Eti. Mulai dari keraton, wisata religi hingga wisata pantai yang belum kita gali secara optimal. Karenanya, ke depan, Eti juga meminta agar agenda wisata di Kota Cirebon bisa diperbanyak untuk bisa meningkatkan kunjungan wisatawan. Sehingga target 2 juta wisatawan sepanjang tahun ini bisa tercapai.

Cifest merupakan kolaborasi kegiatan seni dan budaya yang digelar Pemerintah Daerah Kota Cirebon bekerja sama dengan Foris event organizer. Cifest rencananya akan digelar pada 16 dan 17 Februari 2019 mendatang dan dilanjutkan pada 23 Februari dengan tajuk Sound Of Sunyaragi.

Foris Director, Andry Prihartono, menjelaskan pada 16 Februari 2019 mendatang akan digelar pesta rakyat. “Pesta tersebut merupakan display untuk pariwisata dan budaya di Kota Cirebon,” ungkap Andry. Nantinya akan ada kolaborasi talent dan model nasional dengan seniman lokal. Pada hari yang sama juga akan ditandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bidang pendidikan budaya dan pariwisata antara Kota Cirebon dengan salah satu provinsi di Korea Selatan. “Juga ada video mapping untuk pertama kalinya di Kota Cirebon,” ungkap Andry.

Sedangkan pada hari kedua, 17 Februari 2019, akan digelar jalan budaya ke sejumlah heritage di Kota Cirebon. “Selanjutnya pagelaran musik dan tari akan digelar pada 23 Februari dengan tajuk Sound Of Sunyaragi,” ungkap Andry. Digelar di Goa Sunyaragi, Sound Of Sunyaragi akan menampilkan seniman Tohpati dan Dewa Budjana. “juga berkolaborasi dengan budayawan dan artis lokal Cirebon,” ungkap Andry.

Kota Cirebon, menurut Andry sangat unik. Karenanya, Cirebon memiliki wisata dan budaya yang unik yang bisa dijual untuk menarik dan menambah kunjungan wisatawan. Kondisi ini dipermudah dengan akses menuju Cirebon yang semakin mudah. “Kita tinggal meramu, bagaimana caranya agar orang yang datang bisa menginap. Jadi tidak hanya datang pagi dan pulang sore,” ungkap Andry. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memperkenalkan Cirebon hingga tingkat internasional dan menjadi daya tarik bagi promotor lainnya untuk memperkenalkan wisata di Kota Cirebon.

362 Total Views 2 Views Today

Comments are closed.




Kejaksan - Serah terima jabatan dan pisah sambut kepala Rumah Tahanan kelas 1 Cirebon dari kunrat kamiri Amd IP, S.sos M AP Kepada Jalu Yuswa Panjang AmdIP SH Msi dihadiri oleh Sekretaris daerah Kota Cirebon Asep Dedi.( 17/01) Selain dihadiri oleh sekda kota cirebon acara tersebut dihadiri juga oleh Kaspolres Kota Cirebon Vivid adi , Kepala kejaksaan Negeri Cirebon Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Cirebon dan pimpinan daerah yang lain selain itu juga hadir Kakanwil Jawa barat Susi susilawati. Dalam kesempatan tersebut kakanwil kantor Hukum dan HAM Jawa barat Susi Susilawati  mengatakan bahwa di jawa barat ada 104 jabatan yang dipromosikan sebagai bentuk penyegaran di instasinya dan berharap agar pejabat yang baru tidak merusak sistem yang sudah berjalan akan tetapi dapat menjaga dan memelihara instansinya karena saat ini sedang menjadi sorotan publik, Ungkapnya ( PGH) 17/01 Save Save Save Save Save Save