RSS
refresh
close
Memuat
Komentar11
add_circle
refresh
close
Memuat
Berikan Komentar Anda
close
Perhatian:
close
Media ini disediakan bagi Anda yang ingin memberikan komentar, saran dan kritik. Bagi Anda yang ingin melaporkan pengaduan atau membutuhkan tanggapan dan respon, silahkan kunjungi laman berikut.
Komentar yang berisi SARA dan Pornografi akan dihapus.
Silahkan masukan nama Anda
Silahkan masukan komentar Anda
refresh
Kata yang Anda masukan tidak sesuai
Informasi Anda:
close
Alamat IP: 54.161.249.135
Sistem Operasi:
Peramban: CCBot versi 2.0
  • Vanza
    15 Jan 2017 15:53
    Kepada yth pemkot kota cirebon.
    Di cirebon ini sangat minim penataan kota yg indah , rapih ,bersih ,dan tertib . Terutama penataan PKL DLL , menurut saya PKL Itu sangat menggangu kenyamanan dan hak para PEDESTARIAN , apalagi PKL ITU sering sekali membuat kawasan kota ini semakin kotor udah kotor malah tambah KOTOR . Saya mohon kpd pihak berwenang untuk menata kawasan ini menjadi lebih baik lagi , bersih ,tertib ,indah dan pintar . Masalah nya dari dulu pkl selalu gagal di tertibkan
    Terima kasih.
  • sunarto
    12 Jan 2017 13:58
    sebegitu SIBUK kah pejabat pem Kota Cirebon
    lihat ...... turun.............. pelanggaran penyalahgunaan ijin bangunan IMB disalah gunakan lho.......
    sampe ga ada waktu..............
  • PENTAAN KOTA,KETERTIBAN KOTA SANGAT KURANG
    11 Jan 2017 19:42
    Kepada Pemerintah terkait,mohon dengan sangat agar kota cirebon ditertibkan,dan ditata dengan sedemikian rupa,menurut saya sudah kelewatan melampaui batas,lihat saja kota,kabupaten tetangga
    di kota cirebon para pedagang kaki lima bebas berjualan dimana mana menyebabkan tidak enk dipandang,sangat mengganggu ketertiban.,para angkot dan tukang becak sembarangan berhenti,semua jalan dpat dilalui,
    mana kerja pemerintah terkait di kota cirebon,
    gaji saja mau trimaa tiap bulan,tp tdk ada kerja nyata yg membuat warga cirebon nyaman
  • sunarto
    11 Jan 2017 14:27
    LIHAT Bangunan GUdang nya terutama Bagian Belakan
  • sunarto
    11 Jan 2017 14:25
    pejabat DPUPSDM, Satpol PP, KLH, PTSP

    Kemana saja anda semua
    kami pembayar PAJAK menuntut hak kami
    kewajiban anda bagaimana
  • sunarto
    11 Jan 2017 14:17
    pejabat yang berkompeten
    pa RW yang kebetulan juga masih berdinas di DPUPR bertitel haji seperti dibutakan dengan keberatan warga lebih berpihak ke pemilik modal
    mudah mudahan di forum ini masih ada pejabat lain yang membaca ini dan masih punya hati nurani walaupun belum berangkat haji
    kami berterimakasih bila ada pejabat pemda kota cirebon yang peduli menindaklanjuti keluhan kami ini
    mumpung pembangunan masih kira2 30 %
    hai para pejabat kota dengarkan keluhan kami
  • sunarto
    11 Jan 2017 14:11
    yang terhormat pejabat pemda kota cirebon yang terkait dengan Ijin bangunan
    mohon ditinjau ke wilayah RW 05 Kesambi baru RT 2 jalan kesambi baru
    penyalah gunaan SEmpadan bangunan ijin pembangunan Gudang di lingkungan pemukiman tanpa meminta ijin teteangga pihak pengurus RT Rw lalai
    bangunan menyalahi aturan SEMPADAN walaupun mengantongi IMB tapi pelaksanaanya inalillahi tidak mengindahkan aturan sempadan dan amdal lingkungan
    bangunan gudang dengan ketinggian lebih dari 20 meter
  • saran pdam cirebon bisa ONLINE daftar baru, cabut,dll
    10 Jan 2017 08:26
    pa, ko pdam cirebon JADUL banget, bikin web http://pdamkotacirebon.co.id/ ga bisa akses online bayar daftar baru, cabut, aduan,dll. kalah sama pemimpin di jakarta contohnya aetra,pdam jakarta bisa online semua sehari max seminggu kelar.
    sekarang http://pdamkotacirebon.co.id/ ke hacker, pertanda lemah pengawasan, pertanda ada yg mau di cokok KPK!!
  • tio
    14 Nov 2016 20:43
    Pegawai PDAM TUPAREV ga profeisonal, apalagi melayani. banyak pegawai PDAM NGEROKOK, jalan2, makan2(pemberian orang ?) di ruang kerja pada saat jam kerja!!!, klo sifat bawahan begitu jelek,itu cermin sifat asli atasannya. terutama bagian penyambungan pipa pdam baru, SELALU bagian BIAYA ga TRANSPARAN, GA ADA RINCIANNYA.BIAYA TETAP DAN VARIABEL. selalu liat dilapangan dulu baru ada biayanya(pelayanan kelas apa ini), padahal ada biaya yg pernah dikeluarkan di daerah tsb sebelumnya. terus waktu pengerjaan ga jelas patokan bisa bulanan (gile) alesannya meteran abis (alasan klise).ga ada rinciannya detail biaya, langsung jebret 7 jutaan.moga2 Pa Jokowi sidak pungli di PDAM tuparev cirebon.

    ga bisa online seperti PLN sambung baru ato aetra jakarta.kalah inovasi sama BUMD lain (emang disengaja x, dibiarkan, biar rejeki tatap muka ga ilang)
  • Putri
    14 Nov 2016 10:54
    Kok tidak ada informasi yang berkaitan dengan tempat wisata yang ada di Kota Cirebon ya?
  • Buka lebih banyak
Informasi Publik
close
Layanan Publik
close
Agenda Wali Kota
close
Memuat
chevron_left
chevron_right
chevron_left
chevron_right
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Agt
Sep
Okt
Nov
Des
close
photo
supervisor_account
schedule
location_city
place
home
Profil
Informasi
menu
Profil
Informasi
icon
Pemerintah Kota Cirebon Resmi Kelola GOR Bima
share
share
arrow_upward
Pemerintah Kota Cirebon Resmi Kelola GOR Bima
  • schedule8 Juni 2016
  • personadmin
  • visibility512
  • labelBerita

imagePemerintah pusat akhirnya resmi menyerahkan aset GOR Bima ke Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon. Meski surat legalitasnya belum sepenuhnya diserahkan dan masih dalam proses, namun kini Pemkot dipercaya untuk mengelola dengan kewenangan penuh. Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) Kota Cirebon langsung kebut pembangunan.

Anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan gedung Stadion Utama Bima mencapai Rp 20 miliar lebih. Kepala DPUPESDM Kota Cirebon, Yoyon Indrayana mengatakan, anggaran untuk perbaikan stadion utama masih tahap usulan.

Akan tetapi proses untuk perbaikan Stadion Utama Bima sudah dibicarakan dengan Walikota dan DPRD. Hasilnya semua pihak menyepakati rencana perbaikan Stadion Bima tersebut. “Saat ini masih dalam tahap usulan ke tim TAPD dan Banggar DPRD. Semuanya sudah memberikan tanggapan positif,” ujar Yoyon kepada wartawan, Rabu (8/6/2016).

Disebutkannya, anggaran untuk perbaikan itu rencananya menggunakan alokasi dana dari APBD dan mengusulkan juga melalui APBD Provinsi. Yoyon mengatakan, detail engineering design (DED) rencana pembangunan Stadion Utama sudah ada, tinggal menunggu anggaran dan pembangunannya saja. Proses renovasi gedung sendiri memakan waktu tidak sampai dua tahun. Jika pembangunan bisa dimulai tahun ini, maka diharapkan 2017 bisa selesai.

Yoyon mengatakan, setelah pemugaran, Stadion Utama Bima akan disiapkan menjadi stadion pemerintah untuk atletik. Terlebih saat ini disiapkan untuk pelaksanaan event olahraga resmi pemerintah.

Namun demikian, sambil menunggu rencana perbaikan terealisasi, dirinya menginginkan agar Pemerintah Kota Cirebon segera membentuk Badan Pengelola agar status pengelolaan kompleks GOR Bima jelas. “Selama ini memang tidak jelas. Bagaimana pengelolaan penggunaan fasilitas GOR Bima. Kalau sudah ada badan pengelola resmi dari pihak Pemkot maka akan ada kejelasan pendapatan yang masuk dari pengelolaan fasilitas itu,” katanya.

Untuk pemanfaatan GOR Bima menjelang PON XIX Jawa Barat, Yoyon mengatakan, hingga saat ini sudah masuk beberapa tahap untuk perbaikan infrastruktur GOR Bima. Mengingat, menjelang persiapan dan ditargetkan pada Juni higga Juli nanti sudah selesai. “Adanya penyelenggaraan PON tahun ini, Kota Cirebon ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah venue dua cabor. Ini alasan tepat untuk pelimpahan aset GOR Bima milik PT Pertamina ke pemkot. Kalau begini kami jadi bisa membangun infrastrukturnya, kalau dulu kita terbentur masalah status aset,” papar Yoyon.

Anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan infrastruktur menghabiskan Rp 12 miliar lebih. Rincian peruntukkannya untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp 8,5 miliar dan pembangunan kolam renang venue PON sebesar Rp 4 miliar. “Pelimpahan aset GOR Bima ini, tentu menjadi sesuatu yang istimewa buat pemkot. Jika sudah resmi dihibahkan, DPUPESDM akan fokus membangun GOR Bima untuk sarana olahraga yang bermanfaat bagi masyarakat. Perlu dibentuk pengelola, agar tidak bisa dikomersil oleh pihak lain,” paparnya. (Humas)


chevron_left
icon
LAPANGAN KEJAKSAN,,, antara aturan dan realita
Operasi Pasar Dapat Antusias Warga
icon
chevron_right
Terkini
Populer