RSS
refresh
close
Memuat
Komentar20
add_circle
refresh
close
Memuat
Berikan Komentar Anda
close
Perhatian:
close
Media ini disediakan bagi Anda yang ingin memberikan komentar, saran dan kritik. Bagi Anda yang ingin melaporkan pengaduan atau membutuhkan tanggapan dan respon, silahkan kunjungi laman berikut.
Komentar yang berisi SARA dan Pornografi akan dihapus.
Silahkan masukan nama Anda
Silahkan masukan komentar Anda
refresh
Kata yang Anda masukan tidak sesuai
Informasi Anda:
close
Alamat IP: 54.80.29.228
Sistem Operasi:
Peramban: CCBot versi 2.0
  • mana saber pungli cirebon
    22 Mar 2017 17:09
    https://m.detik.com/news/berita/d-3453929/minta-duit-ke-pemilik-ruko-2-pns-kecamatan-ciracas-kena-ott

    http://www.radarcirebon.com/beredar-info-kpk-geledah-pd-pembangunan-dirut-tak-ada-tamu-dari-kpk.html

    mana saber pungli cirebon,jangan2 cuma formalitas.malu malu.uang pajak rakyat dibagi2, pemda pura2 ga tau,banyak oknum pns yg mainin duit rakyat sih.
  • mana saber pungli,tau laporkan!!!
    22 Mar 2017 16:48
    https://m.detik.com/news/berita/d-3453929/minta-duit-ke-pemilik-ruko-2-pns-kecamatan-ciracas-kena-ott
  • Edis
    21 Mar 2017 09:23
    Assalamulaikum wr.wb.
    Pak wali yang terhormat, saya hanya ingin bertanya kepada bapak tentang berberapa hal :
    1. Apaka di pemkot sudah membentuk tim SABER PUNGLI? Kalau sudah, sejauh mana hasil dari tim SABER PUNGLI, karena masih banyak di sekolah-sekolah negeri yang memungut biaya yang cukup besar terutama pada siswa kelas 6 SD. kalau tidak salah semua kegiatan siswa dibiayai oleh dana BOS. Kalau belum di bentuk kenapa?
    2. Untuk layanan pengaduan masyarakat kenapa sulit dibuka? sekarang zamannya digital, kenapa kta tidak memanfaat media sosial sebalai layanan pengaduan masyarakat biar lebih mudah dan cepat.
    Sekian dan terima kasih. mohon maaf apabilah kata-kata saya ada yang kurang berkenan di hati bapak. sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar2nya.
  • Winayu
    26 Feb 2017 12:38
    Salam...

    Saya hampir setahun tinggal di cirebon. Ketika berkeliling di kota cirebon, saya melihat banyak :
    1. sampah berserakan yakni
    - Di pinggir jalan di sepanjang jalan Siliwangi (Sekitar depan Mall Surya)
    - Area Stadion lapangan sepak bola terdapat sampah di tempaat duduk penonton
    - Area berjualan PKL di stadion ketika hari minggu pagi, sore hari masih terdapat sampah
    - Minggu siang masih terdapat sampah di area bekas car free day
    - Sepanjang jalan pasar kanoman yang terlihat kumuh, dan terdapat genangan air hitam ketika hujan selesai
    - Dan beberapa spot/jalan di kota cirebon
    2. Sungai di belakang grage mall terdapat sampah
    3. Rumput liar di sepanjang trotoar (diantranya di trotoar sekitar jalan Ciptomangunkusumo) dan di jaln samadikun/jl sisingamaaraja
    4. Ruang publik/taman yang saya pikir minim, sehingga susah mencari tempat nongkrong selain di cafe2 dipinggir jalan.
    5. Budaya Tertib berlalu lintas warga yang kurang. Misal : 1 motor dikendarai oleh 3 orang dewasa terlebih tidak menggunakan Helm, pengemudi motor yang tidak menggunakan Helm, menerobos lampu merah untuk pengguna motor dan angkutan umum.

    Sebagai warga baru dan dengan melihat potensi kota cirebon yang masih bisa dikembangkan sebagai kota wisata kuliner dan Budaya (Kraton dan Batik), saya berharap Cirebon bisa menjadi kota wisata yang Bersih, Ramah dan tertib berlalu lintas, dan nyaman untuk warganya dengan menyediakan ruang public sebagai tempat berkumpul/tempat beraktivitas/menyalurkan hobi yang positif bagi pemuda, tempat melepas lelah dan berekreasi untuk keluarga.
  • Iis Nur Afni
    15 Feb 2017 19:30
    Pak Wali yang terhormat,

    Mohon penanggulangan kali Kriyan yang sering banjir. Penyebab banjir karena masyarakat sekitar selalu membuang sampah pada bantaran kali. Hal ini disebabkan tidak adanya tempat pembuangan sampah di daerah kami.
    Maka dari itu saya mewakili penduduk sekitar kali kriyan ingin meminta perhatian Bapak, pada permasalahan banjir yg selalu menjadi momok bagi kami.
    Demikian saya sampaikan, atas perhatian Bapak saya ucapkan terima kasih.
  • IVAN
    1 Feb 2017 15:57
    kenapa di kota cirebon tidak terdaftar data SKPD kota cirebon ?
  • Rizki
    26 Jan 2017 08:38
    Pak wali yang terhormat, saya sudah baca beberapa komentar di situs ini. Saya bersyukur masih ada yang peduli dengan cirebon walau melalui komentar disini. Sedikit memang bila kita bandingkan dengan seluruh penduduk kota cirebon. Pak, zaman memang udah mulai digitalisasi semua pengaduan bisa tertampung secara online. Saya yakin masih banyak warga kota yang ingin bersuara tentang masalah kota dan keluarganya. Jadi, izinkan saya merekomendasikan pak Wali untuk menjemput suara mereka dengan datang ke warga lebih sering dan membuka akun media sosial yang mendekatkan silaturahmi bapak dengan warganya. Jujur saya terinspirasi oleh pak Ridwan Kamil yang selalu menjemput warganya baik secara fisik maupun non fisik. Semoga bisa mengikuti jejak beliau. Matur suwun pak.
  • VANZA
    25 Jan 2017 20:50
    SEPERTI LAYAK NYA DIY PENATAAN KOTA DAN JALUR PEDESTARIAN TERTATA APALGI PARIWISATA NYA .
  • VAlentino
    21 Jan 2017 11:51
    mau memneritahukan kepada walikota cirebon agar diperhatikan,pembuatan trotoar masih saja ada pungli dari mandor2 pekerjanya,kita warga cirebon diminta biaya 1,5 juta...ini kan program dari pemda cirebon kenapa masyarakat masi diminta uang,..tolong sekali lagi pemerintah daerah agar diperhatikan...khususnya untuk walikota agar segera ditindak tegas masalah pungli..bagaimana cirebon akan maju klo pungli masih saja beredar secara bebas, agar pemerintah daerah jangan hanya tutup mata dan tutup telinga.TERIMA KASIH
  • Vanza
    15 Jan 2017 15:53
    Kepada yth pemkot kota cirebon.
    Di cirebon ini sangat minim penataan kota yg indah , rapih ,bersih ,dan tertib . Terutama penataan PKL DLL , menurut saya PKL Itu sangat menggangu kenyamanan dan hak para PEDESTARIAN , apalagi PKL ITU sering sekali membuat kawasan kota ini semakin kotor udah kotor malah tambah KOTOR . Saya mohon kpd pihak berwenang untuk menata kawasan ini menjadi lebih baik lagi , bersih ,tertib ,indah dan pintar . Masalah nya dari dulu pkl selalu gagal di tertibkan
    Terima kasih.
  • Buka lebih banyak
Informasi Publik
close
Layanan Publik
close
Agenda Wali Kota
close
Memuat
chevron_left
chevron_right
chevron_left
chevron_right
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Agt
Sep
Okt
Nov
Des
close
photo
supervisor_account
schedule
location_city
place
home
Profil
Informasi
menu
Profil
Informasi
icon
Hari Guru Nasional, Revolusi Mental Dunia Pendidikan
share
share
arrow_upward
Hari Guru Nasional, Revolusi Mental Dunia Pendidikan
  • schedule28 November 2014
  • personkukuh
  • visibility449
  • labelBerita

imageKESAMBI, Peringatan hari guru nasional ke-69 dan HUT PGRI, Pemerintah Kota Cirebon mengaharapkan momentum tersebut sebagai pembangunan mentalitas karakter guru dan siswa, sebagaimana tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam pembangunan kemajuan bangsa.

imageWakil Wali Kota Cirebon, H Nasrudin Azis dalam sambutannya mengahdiri peringatan hari guru ke-69, dia menyampaikan  apresiasi kepada seluruh guru yang telah mengemban tugas mulia serta mengabdikan dengan sepenuh hati. “Pemerintah Kota Cirebon menyampaikan rasa hormat, dan rasa bangga atas pengabdiannya. tanpa tugas para guru, Kota Cirebon tidak mungkin  banyak meraih deretan prestasi di bidang pendidikan, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ungkapnya saat memberikan sambutan HUT PGRI ke-69 di gedung KORPRI Kota Cirebon, Kamis (27/11) kemarin.

Menurut Azis, peringatan har guru nasional ini, diharapkan menumbuhkan kekuatan, kemajuan, dan martabat bangsa. Diakatakannya, ketika dunia pendidikan tidak tertata secara baik maka akan segera terjadi dekadensi akal pikiran. Sebaliknya, jika pendidikan dikelola secara tepat dan rasional, maka bangsa itu akan mengalami akselerasi kemajuan dalam waktu yang relatif singkat.

Azis menegaskan, bahwa pendidikan merupakan episentrum yang menjadi pusat segala aktifitas bangsa. Untuk itu, baginya bangsa berkualitas memerlukan pendidikan berkualitas. “Demikian pula pendidikan berkualitas membutuhkan  guru yang berkualitas. Guru merupakan unsur strategis utama penentu kualitas pembelajaran  dan hasil pendidikan,” papar Azis.

Dia mengharapkan, kepada seluruh guru, pendidik dan tenaga kependidikan di Kota Cirebon  untuk menjadi figur-figur yang diteladani oleh peserta didik dan lingkungan lingkungan masyarakatnya. “Karakter memang tidak cukup diajarkan melalui lisan dan tulisan, karakter harus diajarkan melalui keteladanan,” imbuhnya.

imageHal serupa disampaikan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, H Wahyo bahwa refleksi peringatan hari guru nasional tahun 2014 dan HUT PGRI yang ke-69, diharapkan menjadi upaya untuk merevolusi pelaku pendidikan di Kota Cirebon. Dia mengatakan, para guru sudah seharusnya membangun karakter siswa demi terwujudnya kepribadian bangsa yang luhur, khususnya di Kota Cirebn.

“Kami mengajak semua semua guru untuk bekerja keras,  bersungguh-sungguh, dan bekerja sama menjrmput cita-cita mulia tersebut, sehingga revolusi mental segera dapat wujudkan. Kita  semua  berharap  para  guru  dan  tenaga  kependidikan  menjadi pembelajar di Kota Cirebon menjadi pendidik sejati,” katanya.

Selanjutnya, Ketua PGRI Kota Cirebon, Jojo Sutarjo mengatakan, melalalui kesempatan ini, dia mengharapkan agar PGRI Kota Cirebon ke depannya bisa menjadi organisasi profesi guru yang lebih baik lagi, sehingga menghasilkan guru yang mampu  mengembangkan  kemampuannya  secara  mandiri,  mampu  sebagai sumber inspirasi dan keteladanan,  kreatif, inovatif, dan  menegakkan kode etik guru sebagai  profesi.

“Saya mengahrapkan kepada seluruh guru di Kota Cirebon bisa menjaga dan mengjungjung tinggi martabatnya, karena guru adalah profesi yang mulia, guru diaharapkan senantiasa bersungguh-sungguh menjalankan profesinya, profesi,” ungakpnya. (wld)


chevron_left
icon
Dansa Sumbang Emas Untuk Kontingen PORDA Kota Cirebon
WELCOME TO GOTRASAWALA
icon
chevron_right