RSS
refresh
close
Memuat
Komentar21
add_circle
refresh
close
Memuat
Berikan Komentar Anda
close
Perhatian:
close
Media ini disediakan bagi Anda yang ingin memberikan komentar, saran dan kritik. Bagi Anda yang ingin melaporkan pengaduan atau membutuhkan tanggapan dan respon, silahkan kunjungi laman berikut.
Komentar yang berisi SARA dan Pornografi akan dihapus.
Silahkan masukan nama Anda
Silahkan masukan komentar Anda
refresh
Kata yang Anda masukan tidak sesuai
Informasi Anda:
close
Alamat IP: 54.81.230.32
Sistem Operasi:
Peramban: CCBot versi 2.0
  • Reza Bintang
    26 Apr 2017 20:00
    Yth. Pemkot Kota Cirebon
    Saya ingin memberikan sedikit komentar tentang Jalan Cipto MK tepatnya di depan CSB Mall. Dengan keadaan sekarang Kota Cirebon semakin ramai baik oleh masyarakat Cirebon sendiri maupun wisatawan yyang melewati Jlan Cipto MK ini sangat merepotkan karena keadaan selalu macet dan padat,terlebih pada waktu weekend. Saran saya semoga pemkot Cirebon bisa memfokuskan ruas jalan disana menjadi lebih lebar lagi dan apabila memungkinkan dijadikan satu arah saja (one way), mungkin satu arah jalan bisa akan menguraikan kemacetan. Trims
  • mana saber pungli cirebon
    22 Mar 2017 17:09
    https://m.detik.com/news/berita/d-3453929/minta-duit-ke-pemilik-ruko-2-pns-kecamatan-ciracas-kena-ott

    http://www.radarcirebon.com/beredar-info-kpk-geledah-pd-pembangunan-dirut-tak-ada-tamu-dari-kpk.html

    mana saber pungli cirebon,jangan2 cuma formalitas.malu malu.uang pajak rakyat dibagi2, pemda pura2 ga tau,banyak oknum pns yg mainin duit rakyat sih.
  • mana saber pungli,tau laporkan!!!
    22 Mar 2017 16:48
    https://m.detik.com/news/berita/d-3453929/minta-duit-ke-pemilik-ruko-2-pns-kecamatan-ciracas-kena-ott
  • Edis
    21 Mar 2017 09:23
    Assalamulaikum wr.wb.
    Pak wali yang terhormat, saya hanya ingin bertanya kepada bapak tentang berberapa hal :
    1. Apaka di pemkot sudah membentuk tim SABER PUNGLI? Kalau sudah, sejauh mana hasil dari tim SABER PUNGLI, karena masih banyak di sekolah-sekolah negeri yang memungut biaya yang cukup besar terutama pada siswa kelas 6 SD. kalau tidak salah semua kegiatan siswa dibiayai oleh dana BOS. Kalau belum di bentuk kenapa?
    2. Untuk layanan pengaduan masyarakat kenapa sulit dibuka? sekarang zamannya digital, kenapa kta tidak memanfaat media sosial sebalai layanan pengaduan masyarakat biar lebih mudah dan cepat.
    Sekian dan terima kasih. mohon maaf apabilah kata-kata saya ada yang kurang berkenan di hati bapak. sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar2nya.
  • Winayu
    26 Feb 2017 12:38
    Salam...

    Saya hampir setahun tinggal di cirebon. Ketika berkeliling di kota cirebon, saya melihat banyak :
    1. sampah berserakan yakni
    - Di pinggir jalan di sepanjang jalan Siliwangi (Sekitar depan Mall Surya)
    - Area Stadion lapangan sepak bola terdapat sampah di tempaat duduk penonton
    - Area berjualan PKL di stadion ketika hari minggu pagi, sore hari masih terdapat sampah
    - Minggu siang masih terdapat sampah di area bekas car free day
    - Sepanjang jalan pasar kanoman yang terlihat kumuh, dan terdapat genangan air hitam ketika hujan selesai
    - Dan beberapa spot/jalan di kota cirebon
    2. Sungai di belakang grage mall terdapat sampah
    3. Rumput liar di sepanjang trotoar (diantranya di trotoar sekitar jalan Ciptomangunkusumo) dan di jaln samadikun/jl sisingamaaraja
    4. Ruang publik/taman yang saya pikir minim, sehingga susah mencari tempat nongkrong selain di cafe2 dipinggir jalan.
    5. Budaya Tertib berlalu lintas warga yang kurang. Misal : 1 motor dikendarai oleh 3 orang dewasa terlebih tidak menggunakan Helm, pengemudi motor yang tidak menggunakan Helm, menerobos lampu merah untuk pengguna motor dan angkutan umum.

    Sebagai warga baru dan dengan melihat potensi kota cirebon yang masih bisa dikembangkan sebagai kota wisata kuliner dan Budaya (Kraton dan Batik), saya berharap Cirebon bisa menjadi kota wisata yang Bersih, Ramah dan tertib berlalu lintas, dan nyaman untuk warganya dengan menyediakan ruang public sebagai tempat berkumpul/tempat beraktivitas/menyalurkan hobi yang positif bagi pemuda, tempat melepas lelah dan berekreasi untuk keluarga.
  • Iis Nur Afni
    15 Feb 2017 19:30
    Pak Wali yang terhormat,

    Mohon penanggulangan kali Kriyan yang sering banjir. Penyebab banjir karena masyarakat sekitar selalu membuang sampah pada bantaran kali. Hal ini disebabkan tidak adanya tempat pembuangan sampah di daerah kami.
    Maka dari itu saya mewakili penduduk sekitar kali kriyan ingin meminta perhatian Bapak, pada permasalahan banjir yg selalu menjadi momok bagi kami.
    Demikian saya sampaikan, atas perhatian Bapak saya ucapkan terima kasih.
  • IVAN
    1 Feb 2017 15:57
    kenapa di kota cirebon tidak terdaftar data SKPD kota cirebon ?
  • Rizki
    26 Jan 2017 08:38
    Pak wali yang terhormat, saya sudah baca beberapa komentar di situs ini. Saya bersyukur masih ada yang peduli dengan cirebon walau melalui komentar disini. Sedikit memang bila kita bandingkan dengan seluruh penduduk kota cirebon. Pak, zaman memang udah mulai digitalisasi semua pengaduan bisa tertampung secara online. Saya yakin masih banyak warga kota yang ingin bersuara tentang masalah kota dan keluarganya. Jadi, izinkan saya merekomendasikan pak Wali untuk menjemput suara mereka dengan datang ke warga lebih sering dan membuka akun media sosial yang mendekatkan silaturahmi bapak dengan warganya. Jujur saya terinspirasi oleh pak Ridwan Kamil yang selalu menjemput warganya baik secara fisik maupun non fisik. Semoga bisa mengikuti jejak beliau. Matur suwun pak.
  • VANZA
    25 Jan 2017 20:50
    SEPERTI LAYAK NYA DIY PENATAAN KOTA DAN JALUR PEDESTARIAN TERTATA APALGI PARIWISATA NYA .
  • VAlentino
    21 Jan 2017 11:51
    mau memneritahukan kepada walikota cirebon agar diperhatikan,pembuatan trotoar masih saja ada pungli dari mandor2 pekerjanya,kita warga cirebon diminta biaya 1,5 juta...ini kan program dari pemda cirebon kenapa masyarakat masi diminta uang,..tolong sekali lagi pemerintah daerah agar diperhatikan...khususnya untuk walikota agar segera ditindak tegas masalah pungli..bagaimana cirebon akan maju klo pungli masih saja beredar secara bebas, agar pemerintah daerah jangan hanya tutup mata dan tutup telinga.TERIMA KASIH
  • Buka lebih banyak
Informasi Publik
close
Layanan Publik
close
Agenda Wali Kota
close
Memuat
chevron_left
chevron_right
chevron_left
chevron_right
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Agt
Sep
Okt
Nov
Des
close
photo
supervisor_account
schedule
location_city
place
home
Profil
Informasi
menu
Profil
Informasi
icon
Bekraf Dorong Fungsi Intermediasi Lembaga Keuangan Non-Bank
share
share
arrow_upward
Bekraf Dorong Fungsi Intermediasi Lembaga Keuangan Non-Bank
  • schedule13 Oktober 2016
  • personkukuh
  • visibility489
  • labelBerita

imageEkonomi kreatif membutuhkan sumber permodalan dari Lembaga Keuangan Non-Bank (LKNB) untuk mendukung pengembangan usaha. Demikian pernyataan Deputi II Bidang Akses Permodalan Fadjar Hutomo berpendapat tentang workshop Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bertajuk "Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Kreatif" yang berlangsung di Swiss Belhotel, Cirebon, Jawa Barat, 13–15 Oktober 2016.

Hadir sebagai peserta workshop para pebisnis anggota binaan Perusahaan Baitul Maal wat Tamwil (PBMT) Ventura Cirebon. “Industri kreatif mempunyai output intangible sehingga dibutuhkan lembaga non perbankan untuk mengakses permodalan,” ucap Fadjar.

Sumber permodalan LKNB yang bisa ditembus para pelaku ekonomi kreatif adalah perusahaan modal ventura dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM). Peran Bekraf memberi kesempatan pada para startup untuk mengakses sumber modal LKNB.

Dikatakan, saat ini Bekraf telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan PBMT Ventura melalui Direktorat Akses Non Perbankan, Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf. Selain memberi pelayanan jasa keuangan, PBMT Ventura juga menyalurkan dana yang dipercayakan untuk pembiayaan sektor usaha mikro kecil dan menengah melalui jaringan BMT.

Perusahaan Modal Ventura juga perlu menganalisis risiko dalam menyalurkan dana  kepada pelaku ekonomi kreatif sebagai calon penerima dana. Kerjasama ini meliputi pemberian bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaaan kebijakan dan program.

Pemberian bimbingan teknis dalam perjanjian kerjasama tersebut berlaku bagi pelaku kreatif yang sudah mendapat dan yang akan mendapat pinjaman dana dari LPDB ke PBMT Ventura melalui intermediasi oleh Direktorat Akses Non Perbankan, Deputi Akses Permodalan Bekraf. Direktur Akses Non Perbankan Sugeng Santoso Bekraf berharap, melalui workshop ini para pelaku ekonomi kreatif yang sudah maupun belum mendapatkan pinjaman dari LPDB maupun PBMT mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya. “Baik variasi maupun kualitas produk yang berorientasi ekspor,” ungkap Sugeng.

Penyelenggaraan workshop ini bertujuan meningkatkan manajemen keuangan dan manajemen risiko. Terutama, mitigasi atas bisnis yang berorientasi ekspor untuk para pelaku ekonomi kreatif yang sudah maupun yang akan mendapat pinjaman dana dari LPDB dan PBMT Ventura.

PBMT dan LPDB sendiri sudah memiliki kerjasama dalam menyalurkan dana modal usaha. Sebagian anggota PBMT juga menerima dana modal usaha dari LPDB. Sehubungan dengan hal tersebut, Direktorat  Akses  Non Perbankan, Deputi II Bidang Akses Pemodalan, Bekraf berperan sebagai intermediasi antara pelaku ekonomi kreatif dan lembaga pemilik modal non perbankan, yaitu LPDB dan PBMT Ventura.

LPDB bertugas melaksanakan pengelolaan dana bergulir untuk pembiayaan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) antara lain berupa pinjaman dan bentuk pembiayaan lainnya. Ketentuan yang berlaku bagi UMKM yang mengakses LPDB di tetapkan oleh LPDB-KUMKM.***

 

chevron_left
icon
PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG Nomor : 027/04/KR/2016.147-ULP
 Presiden Jokowi Buka Acara Puncak Sail Selat Karimata 2016
icon
chevron_right