RSS
refresh
close
Memuat
Komentar17
add_circle
refresh
close
Memuat
Berikan Komentar Anda
close
Perhatian:
close
Media ini disediakan bagi Anda yang ingin memberikan komentar, saran dan kritik. Bagi Anda yang ingin melaporkan pengaduan atau membutuhkan tanggapan dan respon, silahkan kunjungi laman berikut.
Komentar yang berisi SARA dan Pornografi akan dihapus.
Silahkan masukan nama Anda
Silahkan masukan komentar Anda
refresh
Kata yang Anda masukan tidak sesuai
Informasi Anda:
close
Alamat IP: 54.92.246.200
Sistem Operasi:
Peramban: CCBot versi 2.0
  • Winayu
    26 Feb 2017 12:38
    Salam...

    Saya hampir setahun tinggal di cirebon. Ketika berkeliling di kota cirebon, saya melihat banyak :
    1. sampah berserakan yakni
    - Di pinggir jalan di sepanjang jalan Siliwangi (Sekitar depan Mall Surya)
    - Area Stadion lapangan sepak bola terdapat sampah di tempaat duduk penonton
    - Area berjualan PKL di stadion ketika hari minggu pagi, sore hari masih terdapat sampah
    - Minggu siang masih terdapat sampah di area bekas car free day
    - Sepanjang jalan pasar kanoman yang terlihat kumuh, dan terdapat genangan air hitam ketika hujan selesai
    - Dan beberapa spot/jalan di kota cirebon
    2. Sungai di belakang grage mall terdapat sampah
    3. Rumput liar di sepanjang trotoar (diantranya di trotoar sekitar jalan Ciptomangunkusumo) dan di jaln samadikun/jl sisingamaaraja
    4. Ruang publik/taman yang saya pikir minim, sehingga susah mencari tempat nongkrong selain di cafe2 dipinggir jalan.
    5. Budaya Tertib berlalu lintas warga yang kurang. Misal : 1 motor dikendarai oleh 3 orang dewasa terlebih tidak menggunakan Helm, pengemudi motor yang tidak menggunakan Helm, menerobos lampu merah untuk pengguna motor dan angkutan umum.

    Sebagai warga baru dan dengan melihat potensi kota cirebon yang masih bisa dikembangkan sebagai kota wisata kuliner dan Budaya (Kraton dan Batik), saya berharap Cirebon bisa menjadi kota wisata yang Bersih, Ramah dan tertib berlalu lintas, dan nyaman untuk warganya dengan menyediakan ruang public sebagai tempat berkumpul/tempat beraktivitas/menyalurkan hobi yang positif bagi pemuda, tempat melepas lelah dan berekreasi untuk keluarga.
  • Iis Nur Afni
    15 Feb 2017 19:30
    Pak Wali yang terhormat,

    Mohon penanggulangan kali Kriyan yang sering banjir. Penyebab banjir karena masyarakat sekitar selalu membuang sampah pada bantaran kali. Hal ini disebabkan tidak adanya tempat pembuangan sampah di daerah kami.
    Maka dari itu saya mewakili penduduk sekitar kali kriyan ingin meminta perhatian Bapak, pada permasalahan banjir yg selalu menjadi momok bagi kami.
    Demikian saya sampaikan, atas perhatian Bapak saya ucapkan terima kasih.
  • IVAN
    1 Feb 2017 15:57
    kenapa di kota cirebon tidak terdaftar data SKPD kota cirebon ?
  • Rizki
    26 Jan 2017 08:38
    Pak wali yang terhormat, saya sudah baca beberapa komentar di situs ini. Saya bersyukur masih ada yang peduli dengan cirebon walau melalui komentar disini. Sedikit memang bila kita bandingkan dengan seluruh penduduk kota cirebon. Pak, zaman memang udah mulai digitalisasi semua pengaduan bisa tertampung secara online. Saya yakin masih banyak warga kota yang ingin bersuara tentang masalah kota dan keluarganya. Jadi, izinkan saya merekomendasikan pak Wali untuk menjemput suara mereka dengan datang ke warga lebih sering dan membuka akun media sosial yang mendekatkan silaturahmi bapak dengan warganya. Jujur saya terinspirasi oleh pak Ridwan Kamil yang selalu menjemput warganya baik secara fisik maupun non fisik. Semoga bisa mengikuti jejak beliau. Matur suwun pak.
  • VANZA
    25 Jan 2017 20:50
    SEPERTI LAYAK NYA DIY PENATAAN KOTA DAN JALUR PEDESTARIAN TERTATA APALGI PARIWISATA NYA .
  • VAlentino
    21 Jan 2017 11:51
    mau memneritahukan kepada walikota cirebon agar diperhatikan,pembuatan trotoar masih saja ada pungli dari mandor2 pekerjanya,kita warga cirebon diminta biaya 1,5 juta...ini kan program dari pemda cirebon kenapa masyarakat masi diminta uang,..tolong sekali lagi pemerintah daerah agar diperhatikan...khususnya untuk walikota agar segera ditindak tegas masalah pungli..bagaimana cirebon akan maju klo pungli masih saja beredar secara bebas, agar pemerintah daerah jangan hanya tutup mata dan tutup telinga.TERIMA KASIH
  • Vanza
    15 Jan 2017 15:53
    Kepada yth pemkot kota cirebon.
    Di cirebon ini sangat minim penataan kota yg indah , rapih ,bersih ,dan tertib . Terutama penataan PKL DLL , menurut saya PKL Itu sangat menggangu kenyamanan dan hak para PEDESTARIAN , apalagi PKL ITU sering sekali membuat kawasan kota ini semakin kotor udah kotor malah tambah KOTOR . Saya mohon kpd pihak berwenang untuk menata kawasan ini menjadi lebih baik lagi , bersih ,tertib ,indah dan pintar . Masalah nya dari dulu pkl selalu gagal di tertibkan
    Terima kasih.
  • sunarto
    12 Jan 2017 13:58
    sebegitu SIBUK kah pejabat pem Kota Cirebon
    lihat ...... turun.............. pelanggaran penyalahgunaan ijin bangunan IMB disalah gunakan lho.......
    sampe ga ada waktu..............
  • PENTAAN KOTA,KETERTIBAN KOTA SANGAT KURANG
    11 Jan 2017 19:42
    Kepada Pemerintah terkait,mohon dengan sangat agar kota cirebon ditertibkan,dan ditata dengan sedemikian rupa,menurut saya sudah kelewatan melampaui batas,lihat saja kota,kabupaten tetangga
    di kota cirebon para pedagang kaki lima bebas berjualan dimana mana menyebabkan tidak enk dipandang,sangat mengganggu ketertiban.,para angkot dan tukang becak sembarangan berhenti,semua jalan dpat dilalui,
    mana kerja pemerintah terkait di kota cirebon,
    gaji saja mau trimaa tiap bulan,tp tdk ada kerja nyata yg membuat warga cirebon nyaman
  • sunarto
    11 Jan 2017 14:27
    LIHAT Bangunan GUdang nya terutama Bagian Belakan
  • Buka lebih banyak
Informasi Publik
close
Layanan Publik
close
Agenda Wali Kota
close
Memuat
chevron_left
chevron_right
chevron_left
chevron_right
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Agt
Sep
Okt
Nov
Des
close
photo
supervisor_account
schedule
location_city
place
home
Profil
Informasi
menu
Profil
Informasi
icon
Antisipasi Banjir, Sungai di Kota Cirebon Dinormalisasi
share
share
arrow_upward
Antisipasi Banjir, Sungai di Kota Cirebon Dinormalisasi
  • schedule11 Oktober 2014
  • personkukuh
  • visibility482
  • labelBerita
 imageimageCIREBON – Tak ingin bencana banjir menjadi agenda rutin setiap saat musim hujan, Pemerintah Kota Cirebon melakukan sejumlah upaya. Diantaranya yaitu melakukan normalisasi atau pengerukan sungai. Seperti yang dilakukan kemarin (10/10), di dua sungai, yakni Sungai Cikenis dan Cikalong di Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti.
Walikota Cirebon, Drs Ano Sutrisno MM menyampaikan, salah satu problem rutin yang menimpa Kota Cirebon di hampir setiap musim hujan adalah banjir. Oleh karenanya untuk mengantisipasi bencana langganan itu, pihaknya melakukan normalisasi sungai. Meski saat ini belum memasuki musim penghujan, justru jadi waktu tepat untuk melakukan pengerukan sungai.
“Karena memang problem yang kita alami setiap tahun, khususnya musim penghujan, yaitu banjir. Makanya kita lakukan antisipasi melalui program normalisasi sungai,” ungkap Ano di sela-sela melakukan monitoring pelaksanaan normalisasi Sungai Cikenis.
Orang nomor satu di Kota Cirebon itu juga menambahkan, program normalisasi sungai tak hanya berhenti di dua sungai tersebut, melainkan semua sungai yang melintasi Kota Cirebon. “Secara bertahap, semua sungai yang melintasi Kota Cirebon akan dilakukan normalisasi,” ujarnya.
Pria yang pernah menjabat kepala BKPP wilayah III Cirebon itu juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama komitmen menjaga lingkungan, dengan tidak membuang sampah ke sungai. Karena, kata Ano, program normalisasi sungai akan jadi percuma jika masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke sungai.
“Tentunya saya juga berharap dan mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah ke sungai. Karena kalau sungai dipenuhi sampah, maka aliran air juga akan terhambat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWSCC), Kasno, mengatakan, area Sungai Cikalong yang dikeruk dengan mengerahkan alat berat itu sepanjang 700 meter dari total panjang sungai sekitar 2km. Dengan kedalaman kerukan 2m, ditargetkan akan selesai dalam waktu dua pekan.
“Untuk Sungai Cikenis sepanjang kurang lebih 3 km dinormalisasi dengan tenaga manusia sepanjang 260 m, akan selesai dalam waktu 10 hari. Karena memang alat berat tidak bisa masuk,” kata dia. (jri)

 


chevron_left
icon
Koperasi Kota Cirebon Siap Hadapi AFTA 2015
Tank TNI AD Mewarnai HUT Kota Cirebon
icon
chevron_right
Terkini
Populer