Berhasil Sepanjang 2018, Satpol PP Kota Cirebon Komitmen Terus Kawal Penegakan Perda

By | January 4, 2019

CIREBON – Sepanjang 2018, Satpol PP Kota Cirebon telah berhasil menegakkan sejumlah peraturan daerah (Perda). Ke depannya, pengawalan terhadap 60 perda akan mereka lakukan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cirebon, Drs. Andi Armawan, menjelaskan jika sepanjang tahun ini mereka telah berhasil melakukan pengawalan terhadap sejumlah peraturan daerah (perda) di Kota Cirebon. Fokusnya, menurut Andi masih di Perda KTR, Perda Miras, Perda tentang Kependudukan, Perda tentang Reklame dan Perda tentang Pedagang Kaki Lima (PKL). “Kegiatan kami juga sudah ada peningkatan, karena tidak hanya melakukan kegiatan non yustisi saja, namun sekarang sudah meningkat ke yustisi,” ungkap Andi, Jumat, 04 Januari 2019.

Untuk penegakan Perda No 8 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), berhasil ditindak sebanyak 155 pelanggar. Baik itu di KTR perkantoran, KTR angkot, KTR pusat perbelanjaan, serta penjual rokok kepada anak di bawah umur. “Denda yang dikumpulkan sebanyak 4.279.000,” ungkap Andi. Semua pelanggar dilakukan sidang di tempat kejadian.

Sedangkan untuk Perda No 2 tahun 2016 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL di Kota Cirebon berhasil disidang sebanyak 15 orang. Mereka nekat untuk tetap berjualan di kawasan bebas PKL di ruas Jalan Siliwangi dan Jalan Kartini. Belasan pelanggar tersebut langsung disidang di Pengadilan Negeri Kota Cirebon dengan total denda yang terkumpul sebanyak 1.515.000. “ada pula penegakan Perda No 4 tahun 2013 tentang Pelarangan Peredaran dan Penjualan Minumanan Beralkohol,” ungkap Andi. Sepanjang 2014-2018 berhasil dijaring sebanyak 67 pelanggar. Dengan jumlah yang disita dan langsung dimusnahkan, mihol sebanyak 31.029 botol, ciu sebanyak 107 botol isi 600 ml, tuak sebanyak 847 liter. Denda yang dikumpulkan sebanyak 234.450.000.

“Jadi total denda yang terkumpul sebanyak 240.244.00 yang semuanya disetorkan ke kas negara,” ungkap Andi.

Selain berhasil menegakkan perda, Satpol PP Kota Cirebon menurut Andi saat ini sudah mampu untuk berkoordinasi secara matang dengan berbagai unsur terkait. Seperti unsur reskrim Polres Cirebon Kota, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Kota Cirebon. “Ini yang menjadi kebanggaan kami,” ungkap Andi.

Sedangkan dari segi jumlah pelanggar menurut Andi dari hari ke hari jumlahnya semakin berkurang, salah satu contohnya pelanggar Perda KTR. Ke depannya, lanjut Andi, mereka akan terus melakukan upaya penegakan perda hingga ke tingkat yustisi untuk 60 perda yang ada di Kota Cirebon. “Perda-perda yang sudah dibuat akan menjadi garapan kami dan Insya Allah kami akan maksimal melakukan penindakan,” tegas Andi.

240 Total Views 3 Views Today

Comments are closed.




Kejaksan - Serah terima jabatan dan pisah sambut kepala Rumah Tahanan kelas 1 Cirebon dari kunrat kamiri Amd IP, S.sos M AP Kepada Jalu Yuswa Panjang AmdIP SH Msi dihadiri oleh Sekretaris daerah Kota Cirebon Asep Dedi.( 17/01) Selain dihadiri oleh sekda kota cirebon acara tersebut dihadiri juga oleh Kaspolres Kota Cirebon Vivid adi , Kepala kejaksaan Negeri Cirebon Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Cirebon dan pimpinan daerah yang lain selain itu juga hadir Kakanwil Jawa barat Susi susilawati. Dalam kesempatan tersebut kakanwil kantor Hukum dan HAM Jawa barat Susi Susilawati  mengatakan bahwa di jawa barat ada 104 jabatan yang dipromosikan sebagai bentuk penyegaran di instasinya dan berharap agar pejabat yang baru tidak merusak sistem yang sudah berjalan akan tetapi dapat menjaga dan memelihara instansinya karena saat ini sedang menjadi sorotan publik, Ungkapnya ( PGH) 17/01 Save Save Save Save Save Save