Anwar Sanusi Ditunjuk Jadi Penjabat Sekda, Wali Kota: Saya Minta Kerjasama Untuk Majukan Visi dan Misi Kota Cirebon

CIREBON- Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) diminta bisa bekerja sama untuk memajukan visi dan misi Kota Cirebon. Penjabat Sekda juga diminta untuk selalu mencermati setiap perubahan dan tuntutan jaman untuk kemajuan pembangunan di Kota Cirebon.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, saat pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cirebon, H. Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., Rabu, 14 Agustus 2019 di ruang Adipura Kencana Balaikota Cirebon.

“Saya berharap saudara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ungkap Azis. Setiap perubahan dan tuntutan jaman diminta untuk selalu dicermati. Sehingga pembangunan yang ada di Kota Cirebon bisa berjalan dengan baik.

“Saya juga minta untuk bisa membantu saya bekerja sama memajukan visi dan misi Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Penunjukkan Anwar Sanusi sebagai Penjabat Sekda menurut Azis sudah sesuai dengan Peraturan Presiden RI No 3 tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah yang menyatakan jika terjadi kekosongan Sekda maka untuk melaksanakan tugas Sekda diangkat seorang Penjabat Sekda. Ada pun kekosongan sekda yang terjadi merupakan hasil evaluasi kinerja
jabatan pimpinan tinggi pratama yang didasarkan pada UU No 5 tahun 2014 tentang ASN.

“Pengangkatan Penjabat Sekda ini juga telah mendapatkan persetujuan dari gubernur Jawa Barat,” ungkap Azis. Penjabat Sekda selanjutnya akan melaksanakan tugas paling lama 3 bulan atau sampai dengan ditetapkannya pejabat definitif yang diisi melalui mekanisme seleksi terbuka.

“Selamat bertugas, ingatlah bahwa jabatan yang dipercayakan kepada saudara merupakan amanah yang harus diemban dengan sebaik-baiknya,” ungkap Azis.

Sementara itu usai pelantikan, Azis mengungkapkan jika dalam waktu dekat open bidding atau seleksi terbuka segera dilakukan. Open bidding dilakukan untuk 7 pejabat 2B dan 1 pejabat 2A yaitu sekda. “Panitia seleksi sudah ada, tinggal menunggu persyaratan administrasi dari Gubernur Jawa Barat dan KASN,” ungkap Azis.

Panitia seleksi menurut Azis ada dua, yaitu panitia seleksi untuk 7 pejabat 2B dan panitia seleksi untuk pejabat 2A atau sekda. Untuk panitia seleksi pejabat 2B berjumlah 5 orang yang terdiri dari 2 orang Pemda Kota Cirebon dan 3 orang dari akademisi maupun pihak luar lainnya. Namun khusus untuk panitia seleksi sekda semuanya berasal dari orang luar Pemda Kota Cirebon.

Sementara itu Penjabat Sekda Kota Cirebon, Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., mengungkapkan jika langkah pertama yang akan dilakukannya yaitu mengingatkan kembali kepada setiap ASN untuk membaca tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) mereka masing-masing.

“Barangkali ada yang lupa,” ungkap Anwar. Mereka diminta menulis perencanaan yang sesuai dengan tupoksi sekaligus juga diminta untuk mengerjakan apa yang telah mereka tulis tersebut. “Saya melihat uratnya ada disitu,” ungkap Anwar. Dengan begitu, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik.

1182 Total Views 3 Views Today