Generasi Muda harus menjadi Pejuang dan Petarung yang tangguh bagi kejayaan Bangsa
By humas | May 21, 2013
Kebangkitan Nasional adalah Masa dimana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) masih relevan sepanjang masa yaitu membangun dan memelihara kebersamaan dan persatuan, para Pemuda berhimpun dalam organisasi tanpa menonjolkan semangat kedaerahan. Perjuangan para Mahasiswa terumuskan dalam Ikrar yaitu Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa. Hal itu dikatakan Walikota Cirebon Drs. H. Ano Sutrisno, MM. Pada Acara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-105 tahun 2013 Senin, (20/5) di Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon.
Pada kesempatan tersebut Walikota Cirebon membacakan sambutan Menteri Komunikasi Dan Informatika RI. Tifatul Sembiring. Bahwa pentingnya memperingati Hari Kebangkitan Nasional bertujuan untuk memahami sejarah Bangsa. Dengan memahami sejarah Bangsa, maka kita akan menanamkan etos perjuangan Bangsa Indonesia. Bahkan kedepan Bangsa kita akan menjadi Bangsa yang Maju, modern, adil, dan Sejahtera. Inilah cita-cita Bangsa Indonesia yang mesti di wujudkan. Oleh karena itu, Walikota Cirebon mengajak, untuk mengenang jasa Para Pahlawan, untuk dijadikan contoh bagi generasi muda. Para Pahlawan telah berjuang tanpa pamrih, penuh pengorbanan, kesabaran keberanian mengusir penjajah dari Bumi Pertiwi ini, haruslah kita hormati atas jasa-jasanya, dan kita sebagai Generasi penerus Bangsa, berkewajiban untuk meneruskan perjuangannya untuk menuju Indonesia maju dan modern, berkeadilan sejahtera, berdemokrasi serta bermartabat. Para Pejuang telah berhasil membangun kebersamaan dan persatuan antar elemen Bangsa dengan mengedepankan dialog yang konstruktif bagi pemecahan persoalan bangsa yang dihadapi.
Menurut Walikota Cirebon masalah pelik dibidang politik, ekonomi maupun sosial dapat terpecahkan oleh para pejuang bangsa. Dijelaskan oleh Walikota Cirebon bahwa para pejuang telah menorehkan Tinta Emas sejarah pada Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei 1908 berdirinya Boedi Oetomo yang dijadikan sebagai Hari Kebangkitan Nasional ujarnya. Adapun Tokoh-tokoh sejarah kebangkitan Nasional, antara lain: Gunawan, Sutomo, dr. Tjipto Mangunkusumo, dr. Douwes Dekker, Suwardi Suryoningrat (Ki Hajar Dewantara) dan lain-lain.
Lebih jauh dikatakan Walikota Cirebon Momentum Harkitnas ini harus mampu melecut kembali nilai kebersamaan sebagai Bangsa dalam menghadapi Era Globalisasi dengan menggelorakan rasa Bangga dan cinta Tanah Air.
Generasi Muda sebagai penerus bangsa harus menjadi Pejuang dan Petarung yang tangguh bagi kejayaan Bangsa. Karena sesungguhnya kita semua telah mewarisi darah dan jantung para pejuang yang gagah berani melawan penjajah.Tidak ada bangsa yang akan maju tanpa perjuangan keras, Tidak ada bangsa
yang akan maju tanpa pengorbanan. Hadir dalam acara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-105 Tingkat Kota Cirebon di hadiri oleh Wakil Walikota Cirebon, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon dan unsur Muspida Kota Cirebon, beserta Pimpinan OPD Dinas terkait.
Humas pemkot Cirebon
Raharjo

Walikota cirebon Drs.H. Ano Sutrisno,MM. Membuka acara Sosialisasi UU No.43 tahun 2007 tentang Perpustakaan
Walikota Cirebon, Drs.H.Ano Sutrisno,MM.Yang didampingi Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Cirebon Drs. Dana Kartiman serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Drs.H. Achmad Walikota Chafied, M.B A, Membuka secara resmi Sosialisasi UU No.43 tahun 2007 tentang perpustakaan, Kamis (16/5) di Hotel Zamrud Kota Cirebon.
Pada kesempatan tersebut Walikota Cirebon dalam sambutannnya mengatakan, Perpustakaan harus ditempatkan didepan pada kenyataaan, banyak Perpustakaan di daerah -daerah masih ditempatkan di belakang atau di ruangan yang tidak layak. Perpustakaan sebagai sumber informasi harus memiliki fasilitas yang baik. Perpustakaan sebagai taman bacaan harus tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat dalam membudayakan gemar membaca. Menurut Drs.H. Ano Sutrisno, MM. Generasi muda kita kurang gemar membaca. Budaya membaca di masyarakat kita masih tergolong rendah bahkan masih belum menjadi ranah yang belum begitu penting bagi sebagian besar masyarakat kita.
DENGAN SEMANGAT KEBANGKITAN NASIONAL, KITA WUJUDKAN DEMOKRASI BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 MENUJU INDONESIA YANG MAJU DAN MODERN DALAM BINGKAI NKRI
Kota Cirebon (14/5),
Banyaknya reklame di Kota Cirebon yang tidak berijin mendesak Satpol PP Kota Cirebon untuk menertibkan dan menegakan Perda Pemerintah Kota Cirebon tentang pemasangan reklame. Salah satu Anggota DPRD Kota Cirebon dari komisi B, M.Junaedi ,SH ikut menyaksikan Satpol PP yang sedang menertibkan reklame tidak berijin di salah satu ruas Jalan Pemuda.
Junaedi merasa puas artinya Perda yang sudah disyahkan oleh DPRD Kota Cirebon sudah direalisasikan dengan baik dan berharap Satpol PP dalam menegakan perda tersebut dapat dilakukan dengan santun dan tidak arogan, ketika berbincang dengan Kasi Trantrib Satpol PP Kota Cirebon Agus Sulaiman.
Kota Cirebon akan tampak indah dipandang apabila ketertiban dapat dijaga dengan baik khusunya dalam pemasangan reklame tidak hanya asal pasang, karena selama ini banyak pemasangan reklame dipaku pada pohon.(puguh)
Pemerintah Kota Cirebon mendukung upaya pelestarian kawasan cagar budaya Keraton Cirebon
By humas | May 11, 2013
Keraton-keraton dikawasan Cirebon merupakan aset budaya bangsa yang harus dilindungi dan dilestarikan, sesuai UU RI Nomor 11/2010 Tentang Cagar Budaya.
Perlunya komitmen antara K/L terkait dengan Pemprov Jabar, Pemkot dan Pemkab Cirebon dalam mendukung upaya pelestarian kawasan cagar budaya Keraton Cirebon. Hal itu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Menko Kesra) Agung Laksono. Menko Kesra yang didampingioleh Kemendikbud, Kemen PU, Pemprov. Jabar , Pemkot Cirebon, Pemkab Cirebon. membuka secara resmi Rakor Tingkat Menteri “Pelestarian Kawasan Cagar Budaya Keraton Cirebon dan Gerakan pembangunan Kampung”, di Hotel Santika Cirebon, Senin (6/5) Read more »
Selamat dan Sukses Kepada Walikota dan Wakil Walikota Cirebon Atas Diraihnya Penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha Kategori Lalu Lintas Klasifikasi Kota Sedang Tahun 2012 dari Presiden RI yang diserahkan oleh Menteri Perhubungan RI pada tanggal 6 Mei 2013 di Jakarta, serta Penghargaan IDSA (Indonesia Digital Society Award) Silver Status Overall Society Category dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI dan Presiden MarkPlus pada tanggal 29 April 2013.
Layanan Pendidikan Haruslah Dapat menjangkau Ke Seluruh Lapisan Masyarakat tanpa membedakan Status Sosial, ekonomi, dan asal –usul.
By humas | May 3, 2013
Untuk memajukan Dunia Pendidikan menjadi semakin berkualitas dan akses pendidikan bagi Rakyat Indonesia secara keseluruhan semakin terbuka dan dapat segera terwujud hal itu dikatakan Walikota Cirebon Drs. H. Ano Sutrisno, MM pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2013, Kamis, ( 2/ 5 ) di Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon.
Pada kesempatan tersebut Walikota Cirebon membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan dalam perspektif sosial kemasyarakatan ada tiga penyakit sosial yang sangat besar dampak Read more »









